Posts Tagged ‘sepi

07
Jan
10

selepas magribh …

SELEPAS MAGRIBH

dan suaramu lagi-lagi
melubangi hatiku dengan peluru
yang kau buat dari keringat
dan doa-doa

dan aku seperti sepi
yang menghilang selepas magribh
menjadi garis-garis mimpi
yang tumpah saat kau sujud
saat kau duduk
saat kau kembali merangkumkan
degup jantungmu jadi
dzikir-dzikir cinta

dan adzan memang hilang
membawa sholatmu jauh
ke ujung rindu
maka biarkanlah suaramu
bergaung dalam puisiku
membuat pecah jendela kata-kataku
memotong-motong habis
sakit dan dukaku

3 Desember 2009
4.49 pm
Bogor

Advertisements
28
Dec
09

kita berhenti pada pasir …

KITA BERHENTI PADA PASIR

kita berhenti pada pasir
sepi membuat ombak di matamu
serupa nyanyian kanak-kanak
menjembatani suaraku dan suaramu
yang dibatasi gelombang

laut tak berhenti di pantai
tapi kembali menjangkau langit
dan kita hanya diam

mengapa kelopak matamu
jadi seperti senja yang dinaungi awan,
setia menggeleparkan ikan-ikan
yang berenang di laut hatiku?

mengapa laut membawaku
kembali padamu
menghentikan denyut nadi
dan doa-doaku?

28 Desember 2009

05
Dec
09

rumah-rumah

RUMAH-RUMAH

dan magribh pun tertidur
pada jarum jam yang tak
pernah lelah menenun waktu
dan aku lagi-lagi hanya ingat
pada sepotong puisi
yang sudah berubah jadi doa
jadi air mata
jadi rumah-rumah
yang kini tinggal bau
dan sepi

30 November 2009
Bogor

10
Nov
09

lagu itu datang lagi …

LAGU ITU DATANG LAGI

dan lagu itu datang lagi dalam sakitku
mencabik-cabik rindu
membuatku hanya ingin mati
di jantungmu

10 November 2009
5.19 pm
Bogor

10
Nov
09

ruang untuk rindu …

Image067

RUANG UNTUK RINDU

adakah ruang di matamu
tempat aku bisa menyimpan embun?
karena rindu ingin selalu
bersandar di dahan-dahan kecil
membuat sakit puisi-puisiku

10 November 2009
5.11 pm
Bogor

09
Nov
09

di tumpukan kata-kata ….

DI TUMPUKAN KATA-KATA

begitu saja kata-katamu tertidur di rahim waktu
seperti bayi yang baru saja lelap di peluk ibu
seperti angin yang akhirnya lelah mengejar mimpi

“berhenti!” kataku
dan aku mulai membawa keranjang waktu
tempat kau biasa menidurkan doa-doamu
menyelipkannya di antara hujan
di sekuntum sunyi
di daun-daun sepi
dan aku sudah berlari ketika senja itu hidup
dan angin telah berhenti di pintu rumahmu
dan aku tak juga bisa menemukanmu
hanya sempat bertanya pada kayu-kayu
“di mana dia?”
“ia sedang nyenyak di tumpukan kata-katanya,”
jawab kayu-kayu
maka aku pun pergi
merangkum kembali jejak-jejakmu
di ujung sore
berharap embun esok hari
membangunkanku di kamar puisi

9 Nov 09, 5.07 pm
Bogor

05
Nov
09

pada setangkai hujan …

rain_splash_1

PADA SETANGKAI HUJAN

“the rain falls on my windows
and the coldness runs through my soul
and the rain falls
and the rain falls
I don’t want to be alone”*

pada setangkai hujan
rindu membawa jauh puisi-puisi
membuatku tak bisa lagi sepi
membuat engkau tak pernah lagi bernyanyi

masih kuingat bau hujan
saat kau memutuskan untuk pergi
meskipun sore tak berpelangi
kau hanya patuh pada gerimis
membiarkan payung hatiku menggigil
sepanjang jalan

dan kau telah sunyi
dan aku masih saja
merawat namamu

5 Okt, 8.07 pm

*potongan lirik lagu Utada Hikaru yang berjudul Come Back to Me




Ore no Genjutsu ….

A place where you can find the words talk to you ...
Blog ini berisi karya-karya sastra seperti puisi, novel, cerpen, dan hal-hal sepele yang nggak penting .... ^_^. Untuk keterangan lebih lanjut klik menu "home".

Berkas …

Tanggal berapakah sekarang?

November 2017
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Jumlah KorbaN

  • 62,885 jiwa