Posts Tagged ‘pasir

28
Dec
09

kita berhenti pada pasir …

KITA BERHENTI PADA PASIR

kita berhenti pada pasir
sepi membuat ombak di matamu
serupa nyanyian kanak-kanak
menjembatani suaraku dan suaramu
yang dibatasi gelombang

laut tak berhenti di pantai
tapi kembali menjangkau langit
dan kita hanya diam

mengapa kelopak matamu
jadi seperti senja yang dinaungi awan,
setia menggeleparkan ikan-ikan
yang berenang di laut hatiku?

mengapa laut membawaku
kembali padamu
menghentikan denyut nadi
dan doa-doaku?

28 Desember 2009

10
Nov
09

lagu itu datang lagi …

LAGU ITU DATANG LAGI

dan lagu itu datang lagi dalam sakitku
mencabik-cabik rindu
membuatku hanya ingin mati
di jantungmu

10 November 2009
5.19 pm
Bogor

10
Nov
09

melukis awan …

Clouds

MELUKIS AWAN
—untuk Syahreza Faisal

dia ingin melukis awan
maka ia mengambil segenggam pasir
dan menaburkannya ke atas kanvas
tapi warna tiba-tiba hilang
dan pelangi tak punya cukup ruang
untuk memutar masa lalu

dia ingin melukis awan
maka di bongkahan kayu
di daun-daun tua
ia temukan bahasa
rindu, yang dulu pernah
membuatnya ingin hilang

10 November 09
5.02 pm

05
Nov
09

belajar bernyanyi ….

5-not-di-garis-kunci-g

BELAJAR BERNYANYI

sekuntum mimpi mengajariku bernyanyi
memainkan nada-nada
yang kau rawat setiap hari
mengubahnya jadi kunci-kunci
tempat kau tidurkan puisi-puisi
di dekat pasir
di jauh awan
di sepotong jalan
mimpi mengajariku bernyanyi
semga saja September berbaik hati
menyimpan satu tanggalnya
untukku

5 Okt, 7.51

05
Nov
09

tautan senja …

senja-di-monas

TAUTAN SENJA

pada senja
angin memberiku puisi
bahasa yang kau sayangi
dalam waktu

di setiap tanggal kurus itu
jejak-jejak pasir masih saja
mencoba menjangkau laut
ombak, belum pulih dari luka
awan hanya mengendap
di retina

ada sesuatu di retinamu
yang membuat langit ini sendu
ada senja di matamu
yang membuat aku rindu

5 Okt, 7.03 pm

04
Nov
09

hanya senja di mataku …

Picture 179

HANYA SENJA DI MATAKU

di pipimu, air mata menjadi sungai
yang mulai menepi ke laut hatiku.
pasir, hanya hening yang tak bisa bicara.
bisu.

di ujung hatimu,
bayang-bayang matahari tinggal usia,
lindap jadi buih.
padahal timur tinggal sesaat di dada.
padahal laut masih jauh di hatimu.

maka masih adakah pasir di sana?
hanya ada senja di mataku.
penuh awan, pekat rindu
dan air mata

19 Juli, 2006

04
Nov
09

melukis laut …

ombak1 lowres

MELUKIS LAUT

seperti hujan saat senja menghapus biru,
kulukis laut itu di hampar karang
dan hembusan pasir. bersamanya kutuliskan
lima atau enam kebisuan. Lalu laut itu berkata,

“jangan kau tunggu ombak kan kembali,
karena arus bumi terlalu cepat mengikis suaranya.
setiap detik terasa semakin jauh bertolak dari sini.
kan kau temui kehampaan di kelopak matamu.
dan kau dengar sayup sayu derap kakinya
lamat bergelora pada batu-batu.
apalagi yang ingin kau rasakan?
apalagi yang ingin kau dengar?
lebih kau pergi, sisakan matamu
tuk merangkum cahaya.”

maka aku menunduk sambil mengecup tanah.
pasir ini biarlah cukup menyimpan senja,
dan cahaya kan kugenggam saja
sampai seluruh inderaku kembali.

03
Nov
09

menyimpan suara …

app1349491254967093

MENYIMPAN SUARA

setelah malam ini jatuh di balik rumah,
izinkan aku mengingatmu pada lipatan kertas
dan buku-buku yang menyisakan tumpukan tugas.
izinkan pula aku mendengar suara ketika kau berdiri
di hadapan kami dan merebahkan kekesalan
di ruang-ruang pikiran.

aku ingin mencatat setiap gores lidahmu
yang menjejak di papan tulis
dan seandainya malam telah lari
aku ingin kembali mengingatnya
di pelukan redup cahaya.

aku ingin menatap hembus pasir di kedua korneamu
dan merekamnya pada lekukan paru-paruku yang sakit.
aku ingin menyimpan paru-paruku di jantungmu
dan membiarkan kau menyentuh degupnya.
tapi akankah malam kembali jatuh di balik lensa
hingga aku bisa menatap bulan
dan mendengar suaramu
di desiran angin?

April, 2004

03
Nov
09

sajak untukmu …

1046947696_CmgambarpuisiBeach

SAJAK UNTUKMU
—untuk Napthalena

wahai engkau yang memberiku rindu,
biarkanlah jarak memintal dirinya untuk kita.
tak usah kau kejar purnama. tak perlu kau panggil udara. biarkan saja jarak memintal dirinya untuk kita.

wahai rindu yang memberiku cinta,
lekas tinggalkan ombak. lalu gali pasir tempat hatimu terkubur. biarkan kusentuh. biarkan kau dan aku lenyap di ujung laut, menjadi ikan, menjadi air, menjadi debu. biarkan aku menjadi darah yang mengalir di jantungmu.

wahai engkau rinduku,
biarkan aku membeku di aortamu.

Bojongpicung, 18 Oktober 2006

03
Nov
09

di pasir-pasir …

sand-castle

DI PASIR-PASIR

jadi keping atau debu,
tetap saja angin ini untukmu.
wahai rindu dan pelangi,
aku ingin hinggap di pasir-pasir.
menghirup buih di sela-sela rinduku

wahai senyap,
aku tak bisa lagi terus berlari
sedangkan barat memanggil rindunya pada timur
sedangkan air bermain-main saat hujan
sedangkan engkau tak juga bisa
memberiku sukma

28 Maret ’07




Ore no Genjutsu ….

A place where you can find the words talk to you ...
Blog ini berisi karya-karya sastra seperti puisi, novel, cerpen, dan hal-hal sepele yang nggak penting .... ^_^. Untuk keterangan lebih lanjut klik menu "home".

Berkas …

Tanggal berapakah sekarang?

September 2020
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Jumlah KorbaN

  • 65,472 jiwa