Posts Tagged ‘cahaya

16
Dec
09

cahaya lampu di kulit lehermu ….


CAHAYA LAMPU DI KULIT LEHERMU

seperti apa cahaya lampu
yang hinggap di kulit lehermu?
apakah seperti sesuatu
yang tiba-tiba membuat jantungku
bergetar tak menentu?
atau justru seperti malam
yang lagi-lagi kehilangan bulan?
aku masih ingat halaman-halaman
novel yang kubaca, juga sms-smsmu
yang muncul di sela-sela suaraku
ah, aku tiba-tiba rindu pada
bau dingin yang ditimpakan malam
tiba-tiba aku ingin
memahat waktu di kulit
lehermu yang lembut itu

16 Desember 2009
1.45 pm
Bogor

04
Nov
09

warna-warna senja …

smalljenktress57314

WARNA-WARNA SENJA
—untuk Rianti

senja ini sedang menyulam cahayanya untukmu,
mengumpulkan warna-warna yang ada di tubuhnya
menjadi serupa kain tebal
yang bisa kau dekap saat tidur.
tapi ini bukan pelangi,
karena pelangi sudah terlalu dikenal orang.
pelangi sudah muncul di banyak tempat,
bahkan di tempat-tempat yang tak bisa mengenal senja.

senja ini ingin memberimu lebih dari sekedar pelangi.
warnanya lebih gila dari cinta di hatimu,
baunya lebih tajam dari bau tubuhmu,
gemanya lebih sendu dari suaramu.

senja ini begitu sibuk menyulap segalanya jadi mimpi,
meskipun ia tak pernah menyusup ke dalam tidurmu
dan menyaksikan apa yang kau rindukan.
tapi ia mencoba merangkum warna-warna itu
jadi penawar luka di hatimu.
mencoba mencintai suaramu.
menantimu hingga peluit senja melengking
meninggalkan kata-kata :
sampai jumpa

Akhir Juni, 2005

04
Nov
09

laut senja …

20090702180737

LAUT SENJA

di depan laut,
di sana langit merangkulku,
rindu seperti dalam bayangan,
ada getar di lepas senja,
ada dawai di kakiku,
berlabuh pada kabut,
pelipis kesunyian burung-burung,
merangkum detak di jantung,
merangkai cahaya di dasar cahaya,
kelopak matahari menyusup mengintai malam,
senja berputar di kehampaan nada,
aroma sayu, gelora separuh ombak,
aku hidup dalam pasung biru,
di laut lepas dan cahaya,
ada senja yang berkibar menaut rindu,
aku rindu cicit burung-burung,
tapi kelebat angin menghempas gerai hati,
aku rindu suara-suara,
tapi peluk ombak
mengikatku pada karang,
pada laut ini,
pada dirinya.

04
Nov
09

arwah para malaikat …

gambar-awan-mirip-malaikat

ARWAH PARA MALAIKAT
—untuk INtan IRmawati

lima hari lagi, maka suaraku akan jatuh di lelapuk awan.
senja yang menggelepar adzan
kan memburu mataku untuk sepi.
asap dan segala debu dari geram mesin
sesaruk-sesaruk kan menyiakanku dari keramaian
lalu lamat menimpakan tubuhku di hening sunyi.
aku hidup dan saat itu aku mati.
hingga pertengahan hari ketika matahari bercerita
tentang kemenangannya atas dunia,
akar di sukmaku ini masih juga
meresap air yang tak tentu.
aku ingin lurus bercecapung merawat cahaya,
dari lembar-lembar daun dan cecabang pohon,
kan kupeluk semua
dan menimpakan semua jauh pada semua.
ingin kuraut ujung jejari ini
jadi pensil-pensil yang bisa menulis
dan menerjemahkan makna kekosongan.
tapi kekosongan selalu hanya kekosongan,
tanpa titik dan tanda tanya,
tanpa debu dan gesek suara,
tanpa rintik dan detik cahaya,
tanpa angin, tanpa humus,
tanpa sukma.
sukmaku kini tanpa sukma,
hanya arwah para malaikat
yang datang bersamaan di ujung magribh,
menyisakan kecup Tuhan di kening Adam,
menyiakan rapuh doaku
untukmu.

Oktober, 2004

04
Nov
09

sekerat senja untukmu …

senja1

SEKERAT SENJA UNTUKMU

sayang kau tak ada,
padahal telah kupetik senja ini
hanya tuk membuatmu tersenyum.
ketika orang-orang di seluruh pelosok dunia
sibuk menyiapkan hadiah termahal
dan termewah untuk kekasihnya,
aku hanya akan memberimu sekerat senja
untuk kau nikmati.

berkelebatan percik cahaya semu matahari
dengan goresan mega yang memerah redup
menautkan segalanya pada dirimu.
ya, hari ini aku ingin memberimu senja
tapi tak sekejap pun silhuet bambu
menorehkan rindu yang nyata.
tak sedikit pun bisik angin
menyelipkan suaramu di rerimbun daun.

lihatlah, timur benar-benar memerah
jadi kedua pipimu, seakan bercerita padaku
tentang malam yang selalu akan jatuh
menambatkan keheningan. gelap.
lihatlah, di jauh sana gemiru gunung
telah cukup dewasa tuk mengajari kita hidup.
aku ingin berlari melempar senja ini kepadamu,
meski malam kan segera larut di retina.
aku ingin menyusupkan senja ini di jantungmu
dan mendesahkan degupnya yang maya.

03
Nov
09

hujan bulan April …

Hard_rain_by_gilad

HUJAN BULAN APRIL

apalagi yang tersisa dari hujan bulan April
selain baumu yang menyisakan cinta
di hatiku. gerimis telah lama menumbuhkan rindu.
bereranting cahaya, berbau bahagia.

tak ingin lagi kugali hatiku
sekedar tuk mencari mata air di sana.
sebab cinta dan bahasa
adalah mata air itu sendiri.
serupa hujan seribu tahun yang mengguyur bumi ini hingga melelumpur,
hijau dan subur.
serupa gairah yang membeku
jadi lempeng-lempeng doa
dan shalat fardhu.

20 April, 2005

03
Nov
09

menghitung-hitung waktu …

jam-gj

MENGHITUNG-HITUNG WAKTU

pernah kucoba menghitung waktu, membuka-buka kejadian yang kualami, melihat kau gembira menyanyikan cahaya, menemukanmu tertawa menggambar dunia, menyaksikanmu lelap dalam mimpi, mengingat kau tersenyum melihat bintang.
aku tak sempat bertanya, kenapa kau suka sekali melihat bintang padahal mereka berjarak sangat jauh, tapi mungkin itu segenggam rahasia darimu yang kupendam di hatiku, mungkin bintang-bintang itu begitu dekat bagimu.
ah, ternyata waktu yang kulewati denganmu begitu singkat, pendek. seperti akhir sebuah puisi yang melupakan klimaks, dan hanya berkelut pada kata-kata, pada hati. wahai engkau yang membuatku sendu, buatlah aku sendu sekali lagi sebagai cendera mata atas keberangkatanku ini.

2 Juli 2005




Ore no Genjutsu ….

A place where you can find the words talk to you ...
Blog ini berisi karya-karya sastra seperti puisi, novel, cerpen, dan hal-hal sepele yang nggak penting .... ^_^. Untuk keterangan lebih lanjut klik menu "home".

Berkas …

Tanggal berapakah sekarang?

July 2017
M T W T F S S
« Jul    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Jumlah KorbaN

  • 62,433 jiwa

karya-karya favorite …