Posts Tagged ‘angin

14
Dec
09

hanya ada hujan …

HANYA ADA HUJAN

hanya ada hujan
saat waktu bergerak lambat
di langit sore
sementara kata-kataku
masih saja berseteru dengan angin
menjadikan suara-suara serupa
silhuet yang bergeser menuju magribh

aku merasa degup jantungku
bicara tentang masa depan
tentang mimpi dan cita-cita
yang entah kapan sudah berubah
wujud jadi kabut
jadi sekawanan kelelawar
yang muncul dari lubang-lubang
kotor di kepala

hanya ada hujan
setelah waktu bergerak lambat
di langit sore
seperti kata-kataku
yang lelah dan tenggelam
dalam adzan

14 Desember 2009
6.12 pm
Bogor

05
Nov
09

tautan senja …

senja-di-monas

TAUTAN SENJA

pada senja
angin memberiku puisi
bahasa yang kau sayangi
dalam waktu

di setiap tanggal kurus itu
jejak-jejak pasir masih saja
mencoba menjangkau laut
ombak, belum pulih dari luka
awan hanya mengendap
di retina

ada sesuatu di retinamu
yang membuat langit ini sendu
ada senja di matamu
yang membuat aku rindu

5 Okt, 7.03 pm

05
Nov
09

puisi untuk mati …

56400351_8ede3a7466

PUISI UNTUK MATI

sudah habis waktumu
kau akan kubunuh dengan racun puisi
dengan kata-kata yang kau benci
bahasa, yang mencari-cari celah
untuk mati

apakah kau masih ingin
memberiku sukma?

lewat kemarau dan seribu angin
kubunuh kau dan pergi

05
Nov
09

mama ….

310142461

MAMA

mama, bulan telanjang lagi
dan aku sudah rindu suaramu
di seberang jalan langkah-langkahmu hilang
angin seperti bersemangat
melumuri doa-doaku dengan keputusasaan

mama, lapar tak mau pergi
ia terus menguntit ke mana aku pergi
lelah menjadi sahabat yang setia menahan air mata
ke mana kau culik dirimu, Mama
apa aku harus menunggu sampai petang tak lagi punya ilalang
duduk bersabar di sana semalaman?

mama, aku ingin tidur
di mana kau simpan lagu-lagumu untukku?

Bogor, 30 Agustus 2009
21:49 Waktu Facebook

04
Nov
09

di trotoar sebelum senja …

11126289_896b69d342_m

DI TROTOAR SEBELUM SENJA

di trotoar sebelum senja
aku melihat dia terduduk seperti kemarin
berbaju kata bercelana bahasa
bercerita tentang kepedihan di raut mukanya

ada sesuatu yang tertinggal di sana
sehingga ia kembali bercengkerama
dengan angin dan debu
bermain dengan kata dan bahasa
yang digunakannya kemarin lalu
lalu dengan bersungguh-sungguh
menggambar kepedihan itu di matanya
di pipinya, di kulitnya, di suaranya

di trotoar sebelum senja
aku tak lagi melihatnya berduka
tak ada lagi kata
tak ada lagi bahasa
dia telah pergi membawa semua kepedihan itu
entah kenapa, jalan begitu sepi

Bogor, 30 Agustus 2009
22:10 Waktu Facebook

04
Nov
09

pesawat kertas …

pesawat-kertas-rabu

PESAWAT KERTAS

sebelum senja menjadi malu
dan memalingkan mukanya ke daun-daun itu,
aku telah melipat kertas-kertas yang ia berikan
lalu kuubah jadi pesawat.
di kertas itu kutuliskan nama, alamat,
tanggal lahir dan segala yang menautkan rinduku di sini.
aku terbangkan helai kertas itu
sambil berdoa agar ia mendengar
semua yang kutulis walau hanya desisnya.

sebelum senja kehilangan warna
dan malam lindap di rerimbunan pohon,
kertas itu terus saja melayang,
menikuk ke sana dan ke sini,
bergerak menjauh dan mendekat.
aku ingin kertas itu hinggap di puncak pohon yang tinggi
agar suaranya semakin jelas memeluk angin.
aku ingin angin segera berbalik
dan membawa kertas itu berkelindan menuju petang.
tetapi, adzan magribh mulai rambat di detak jantung,
malam tiba dan helai kertas yang kuterbangkan
masih saja terus melayang
mencari diri nya.

2004

04
Nov
09

laut senja …

20090702180737

LAUT SENJA

di depan laut,
di sana langit merangkulku,
rindu seperti dalam bayangan,
ada getar di lepas senja,
ada dawai di kakiku,
berlabuh pada kabut,
pelipis kesunyian burung-burung,
merangkum detak di jantung,
merangkai cahaya di dasar cahaya,
kelopak matahari menyusup mengintai malam,
senja berputar di kehampaan nada,
aroma sayu, gelora separuh ombak,
aku hidup dalam pasung biru,
di laut lepas dan cahaya,
ada senja yang berkibar menaut rindu,
aku rindu cicit burung-burung,
tapi kelebat angin menghempas gerai hati,
aku rindu suara-suara,
tapi peluk ombak
mengikatku pada karang,
pada laut ini,
pada dirinya.

04
Nov
09

sekerat senja untukmu …

senja1

SEKERAT SENJA UNTUKMU

sayang kau tak ada,
padahal telah kupetik senja ini
hanya tuk membuatmu tersenyum.
ketika orang-orang di seluruh pelosok dunia
sibuk menyiapkan hadiah termahal
dan termewah untuk kekasihnya,
aku hanya akan memberimu sekerat senja
untuk kau nikmati.

berkelebatan percik cahaya semu matahari
dengan goresan mega yang memerah redup
menautkan segalanya pada dirimu.
ya, hari ini aku ingin memberimu senja
tapi tak sekejap pun silhuet bambu
menorehkan rindu yang nyata.
tak sedikit pun bisik angin
menyelipkan suaramu di rerimbun daun.

lihatlah, timur benar-benar memerah
jadi kedua pipimu, seakan bercerita padaku
tentang malam yang selalu akan jatuh
menambatkan keheningan. gelap.
lihatlah, di jauh sana gemiru gunung
telah cukup dewasa tuk mengajari kita hidup.
aku ingin berlari melempar senja ini kepadamu,
meski malam kan segera larut di retina.
aku ingin menyusupkan senja ini di jantungmu
dan mendesahkan degupnya yang maya.

03
Nov
09

sayap-sayap doa …

Sayap

SAYAP-SAYAP DOA

hanya bau tubuhmu yang tersisa
setelah malam ini larut jadi rasa lelah yang payah.
meski jari-jemariku terus meraba,
angin tak pernah bisa menghapus matamu
dari mataku.

dan hanya matamu yang masih saja
menyapaku ketika hujan ini tiada
serupa doa-doa
yang bermetamorfosa jadi sayap,
menepikan rinduku jauh ke sorga
menciummu

Rawabebek, 2005

03
Nov
09

menyimpan suara …

app1349491254967093

MENYIMPAN SUARA

setelah malam ini jatuh di balik rumah,
izinkan aku mengingatmu pada lipatan kertas
dan buku-buku yang menyisakan tumpukan tugas.
izinkan pula aku mendengar suara ketika kau berdiri
di hadapan kami dan merebahkan kekesalan
di ruang-ruang pikiran.

aku ingin mencatat setiap gores lidahmu
yang menjejak di papan tulis
dan seandainya malam telah lari
aku ingin kembali mengingatnya
di pelukan redup cahaya.

aku ingin menatap hembus pasir di kedua korneamu
dan merekamnya pada lekukan paru-paruku yang sakit.
aku ingin menyimpan paru-paruku di jantungmu
dan membiarkan kau menyentuh degupnya.
tapi akankah malam kembali jatuh di balik lensa
hingga aku bisa menatap bulan
dan mendengar suaramu
di desiran angin?

April, 2004




Ore no Genjutsu ….

A place where you can find the words talk to you ...
Blog ini berisi karya-karya sastra seperti puisi, novel, cerpen, dan hal-hal sepele yang nggak penting .... ^_^. Untuk keterangan lebih lanjut klik menu "home".

Berkas …

Tanggal berapakah sekarang?

July 2020
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jumlah KorbaN

  • 65,455 jiwa