Posts Tagged ‘adzan

08
Dec
09

adzan di balik jendela …

ADZAN DI BALIK JENDELA

adzan di balik jendela
membiuskan kembali bau dingin
yang dibawa malam,
dan hujan masih setia
berkelindan dalam kata-kataku
menjadi bait-bait puisi,
menjadi bau yang pekat
oleh nama-Mu

7 Desember 2009
5.53 pm
Bogor

Advertisements
21
Nov
09

puisi lama …

PUISI LAMA

aku akan kembali sebelum shubuh
sebelum adzan mulai mengganggu tidurmu
kau tahu? semalam kutemukan puisi
yang bertahun-tahun ini kucari
puisi ini kubuat untukmu dulu
menjelang siang
sebelum matahari begitu terik
saat kau sedang bersama anak-anakmu
anak-anakku, anak-anak yang kita
cintai dengan bahasa dan kata-kata

cinta
apa itu cinta?
tak pernah jelas kugambarkan cinta
di kedua matamu. sama seperti puisi ini
karena cinta bukanlah garis vertikal-horizontal
yang bisa begitu saja tumpah di buku gambar
karena cinta bukanlah bait-bait cerita
yang sibuk dengan kata-kata

puisi yang kutemukan ini
adalah satu dari cintaku yang tercecer
adalah satu dari rindu yang menggumpal
mengendap, mengeras
menjadi jalan-jalan hati yang baru

15 November 2009
11.44 pm
Bogor

05
Nov
09

adzan dan puisi …

adzan_diserang_gaza

ADZAN DAN PUISI

dan adzan pun datang
menjemput sunyi nama-nama
dan aku harus mati
hanya untuk sekuntum sepi
padahal rindu ingin puisi
selalu lindap di mimpi-mimpi
padahal aku ingin redup
seperti daun di hatimu

5 Okt 2009
Bogor

04
Nov
09

petang dan ilalang …

ilalang

PETANG DAN ILALANG

aku ingin pulang ke rumah senja
melihat senyum anakku melebar di sela-sela ilalang
berdua bersamanya menantikan petang
sambil menyanyikan lagu-lagu pendek
lagu yang tak pernah mencela kami

aku ingin mengirimi anakku sepiring nasi
dengan sedikit garam dan dua potong tempe
dan kami akan bermalas-malasan di teras cinta
berbagi adzan dengan nyamuk dan jangkrik

aku ingin mendekap hangat tubuh mungilnya
membawanya tenggelam jauh
jauh ke negeri-negeri yang mencintai mimpi
sambil sesekali mengusir nyamuk-nyamuk
yang tak pernah mengerti kesusahan kami

aku ingin pulang memeluk anakku
tapi tangan dan suara-suara mencegahku
tapi deru mobil membawaku jauh dari rumah
tapi jarak memisahkanku dari petang dan ilalang

maafkan ibu, anakku
ibu tak bisa pulang

Bogor, 30 Agustus 2009
21:17 Waktu Facebook

04
Nov
09

arwah para malaikat …

gambar-awan-mirip-malaikat

ARWAH PARA MALAIKAT
—untuk INtan IRmawati

lima hari lagi, maka suaraku akan jatuh di lelapuk awan.
senja yang menggelepar adzan
kan memburu mataku untuk sepi.
asap dan segala debu dari geram mesin
sesaruk-sesaruk kan menyiakanku dari keramaian
lalu lamat menimpakan tubuhku di hening sunyi.
aku hidup dan saat itu aku mati.
hingga pertengahan hari ketika matahari bercerita
tentang kemenangannya atas dunia,
akar di sukmaku ini masih juga
meresap air yang tak tentu.
aku ingin lurus bercecapung merawat cahaya,
dari lembar-lembar daun dan cecabang pohon,
kan kupeluk semua
dan menimpakan semua jauh pada semua.
ingin kuraut ujung jejari ini
jadi pensil-pensil yang bisa menulis
dan menerjemahkan makna kekosongan.
tapi kekosongan selalu hanya kekosongan,
tanpa titik dan tanda tanya,
tanpa debu dan gesek suara,
tanpa rintik dan detik cahaya,
tanpa angin, tanpa humus,
tanpa sukma.
sukmaku kini tanpa sukma,
hanya arwah para malaikat
yang datang bersamaan di ujung magribh,
menyisakan kecup Tuhan di kening Adam,
menyiakan rapuh doaku
untukmu.

Oktober, 2004

03
Nov
09

surat untuk Mbak Mer …

180px-Envelop

SURAT UNTUK MBAK MER
—untuk Merry Magdalena

surat itu tiba saat petang
sebelum waktu akhirnya me-ninabobo-kan matahari
adzan menemani angin
dingin membekas di kulit tangannya
dan surat itu harus menunggu
karena waktu memintanya untuk hilang

di ujung malam
mimpi tertidur lebih dulu
dia mengambil surat itu
dan mulai membaca
tapi tak ada yang bisa dibaca
kata-kata telah hilang
tak ada jejak
tak ada bau
hanya lelah yang terus
memaksanya tidur

Bogor, 22 Okt 6.07 pm

02
Nov
09

sendu di wajahmu 2 …

langit sore

SENDU DI WAJAHMU 2

langit gelap itu belum cukup tua tuk
memberi kita kantuk. sementara adzan
telah cukup lama menyelinap ke rongga dada.
mungkin tertidur di sana.

sembilu angin membuatku ngilu.
jalanan basah. dingin. namun hatiku
tertaut pada lampu-lampu itu.
lampu-lampu yang cahayanya redup memberiku rindu.
rindu yang gigil memberiku air.
air yang lamat melapukkan petang di wajahmu.
wajahmu yang setia memberiku sendu.
lembut.

24 Desember 2006




Ore no Genjutsu ….

A place where you can find the words talk to you ...
Blog ini berisi karya-karya sastra seperti puisi, novel, cerpen, dan hal-hal sepele yang nggak penting .... ^_^. Untuk keterangan lebih lanjut klik menu "home".

Berkas …

Tanggal berapakah sekarang?

November 2017
M T W T F S S
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Jumlah KorbaN

  • 62,885 jiwa