09
Dec
09

perempuan itu bernama Mawar ….

Aku sedang membaca halaman-halaman awal novel The Host karya Stephenie Meyer di BNI ketika perempuan itu muncul dan berkata, “Ibu boleh duduk di sini?” Aku mengangguk. Dan ia pun duduk di sebelah kananku. Sambil terus membaca, aku perhatikan perempuan itu. Dia sudah renta. Lebih pantas kupanggil nenek. Kulit mukanya yang dikuasai keriput itu dilingkupi kerudung pink. Bajunya juga pink.

“Aa sendirian?” katanya. Aku mengangguk lalu balas bertanya, “Ibu mau ke mana?” “Cibanteng,” jawabnya. Lalu ia pun mulai menceritakan padaku bahwa ia sebenarnya ada janji dengan anaknya–perempuan–di sekitar perempatan. Katanya anaknya itu janji menjemputnya. Dia tinggal di Cibeureum. Tapi anaknya itu tak muncul juga. Aku mendengarkannya bercerita sambil terus membaca novel. Sesekali aku tersenyum.

Sejenak ia diam. Aku masih saja tertunduk membaca kalimat-kalimat berat si Stephenie Meyer. Novel ini membutuhkan konsentrasi untuk bisa memahami apa yang diceritakan. Tiba-tiba saja perempuan renta itu bertanya, “Aa punya uang, Aa?” Aku refleks menengoknya dan tersenyum. “Berapa, Bu?” “Berapa saja,” jawabnya. Masih dengan senyum tersungging kuambil dompet dari saku belakang jeans. Dia tampak memperhatikan tanganku yang memilih-milih lembaran uang. “Ibu kehabisan uang untuk ongkos?” tanyaku. Dia mengangguk. Maka aku pun memberikannya tiga lembar uang seribuan. “Wah, banyak sekali,” katanya. Ia berusaha mengembalkan sebagian tapi kutolak. Kukatakan padanya itu rasanya cukup untuk ongkos ke Cibanteng. Maka ia pun mulai menanyakan namaku. “Ardy,” jawabku. Lalu ia pun menanyakan nama ayahku. Ia mulai bicara tentang mendoakanku dari rumah. Entah doa macam apa. Aku bilang itu tidak perlu. Tapi ia seperti tak menanggapi perkataanku. Singkatnya saat itu juga ia mendoakan beberapa hal untuk kebaikanku.

Sebelum pergi, ia sempat bercerita tentang anak perempuannya yang belum menikah. Dia bilang kalau anaknya itu sangat hati-hati dalam memilih laki-laki. “Yang suka sama dia banyak, Aa,” aku perempuan itu. “Yang namanya orang tua perempuan itu ingin segera anaknya menikah,” lanjutnya, “khawatir karena ini itu.” Lalu ia tiba-tiba saja menyuruhku berhati-hati dalam memilih perempuan. Aku hanya tersenyum dan mengangguk. Setelah menanyakan jam dan kukatakan sudah hampir jam enam, perempuan itu pamit. Anehnya dia bilang tak akan pulang ke Cibanteng, tapi ke Cangkurawok saja. Aku heran tapi tak kutanyakan mengapa begitu. “Nama ibu Mawar,” katanya saat kami bersalaman. Lalu ia pun berjalan pergi. Sebelum mencapai pagar dia menyapa seorang perempuan. Aku tak tahu apa yang dikatakannya. Perempuan itu menanggapi Bu Mawar dengan ekspresi enggan. Setelah Bu Mawar menjauh, perempuan itu menatapku sejenak.

Aku perhatikan perempuan itu menjauh. Ada sesuatu yang mengusikku. Ke mana ia akan pergi? Apakah semua yang diceritakannya itu benar? Aku pernah mengalami hal seperti ini dulu di Cianjur, tapi ini lebih aneh. Tadi pun sebenarnya ketika ia bercerita ke sana kemari aku sungguh berhati-hati. Aku hanya tidak ingin terjebak dalam hipnotis. Lucu juga. Bisa-bisanya aku menaruh curiga pada seorang perempuan tua. Ya, terlepas dari benar atau tidaknya semua perkataannya itu, aku berharap uang yang hanya tiga ribu itu digunakan untuk sesuatu yang baik. Apakah aku sudah diakali? Tadi bahkan perempuan yang mengenalkan dirinya sebagai Mawar ini sempat bertanya apakah besok aku akan ke sini lagi. Aku bilang aku tidak tahu. Sungguh aneh perempuan tua ini, membuatku jadi bertanya-tanya tentang banyak hal. Tapi kubiarkan ia pergi. Tak apalah seandainya aku kena tipu. Aku ikhlas.***

Bogor, 9 Desember 2009


0 Responses to “perempuan itu bernama Mawar ….”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Ore no Genjutsu ….

A place where you can find the words talk to you ...
Blog ini berisi karya-karya sastra seperti puisi, novel, cerpen, dan hal-hal sepele yang nggak penting .... ^_^. Untuk keterangan lebih lanjut klik menu "home".

Berkas …

Tanggal berapakah sekarang?

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Jumlah KorbaN

  • 61,613 jiwa

%d bloggers like this: